Geylang Red District, Kawasan Remang Remang Ala Singapore

Tips Wisata dan Jalan Jalan
Sudah Dilihat Oleh : 2970 Pengunjung
Nama Geylang tentunya sudah akrab di telinga para wisatawan yang biasa berkunjung ke Singapura, khususnya pada backpacker yang gemar mencari penginapan murah. Di sini lah oase bagi para wisatawan berkantong tipis yang tidak kuat dengan tarif hotel-hotel berkelas di Singapura yang tergolong mahal. Tapi tahu kah Anda, Geylang tidak hanya dikenal karena penginapan murahnya?
Baca : Paket Wisata Singapore


Di sini lah pusat prostitusi terbesar di negara mungil yang diapit oleh Malaysia dan Indonesia ini. Ribuan pekerja seks komersial beroperasi dan melayani tamu-tamunya di kawasan ini. Mereka umumnya berasal dari negara-negara tetangga seperti Thailand, Indonesia, dan Malaysia. Penampilan mereka mudah dikenali, biasanya berpakaian seksi dan berdiri menunggu tamu di sekitar rumah bordil bercahaya neon sekitar sore sampai subuh. Para pelanggan mereka berasal dari kalangan wisatawan maupun warga setempat.


Namun bukan berarti setiap wisatawan yang pergi ke Geylang bertujuan untuk menggunakan jasa prostitusi. Selain bisnis seks dan penginapan murah, Geylang juga dikenal dengan makanannya yang enak-enak. Mulai dari masakan Cina, India, Melayu, dari jajanan pinggir jalan sampai yang di dalam ruangan, rumah-rumah makan di jalan ini selalu menjadi favorit para wisatawan. Tidak hanya enak, makanan yang dijual umumnya juga ramah bagi kantong.

 
Kawasan Geylang terdiri dari dua wilayah, yaitu Utara dan Selatan yang dibatasi oleh Geylang Road atau Jalan Geylang sepanjang 3 kilometer. Jalan ini tergolong kawasan tua yang dipenuhi bangunan kuno dan bersejarah, kontras dengan kawasan bisnis Singapura yang serba modern dan dipenuhi gedung pencakar langit. Geylang adalah lokasi yang cocok bagi Anda yang ingin bernostalgia merasakan suasana Singapura yang lain dari biasanya.